Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Ide kreatif dan variatif memang dibutuhkan seorang bikers. Untuk terus menunjukan eksistensi, kegiatan positif wajib dilakukan. Selain itu, bukan hanya untuk tujuan hiburan melainkan juga demi kebersamaan antara penunggang kuda besi.

Akhir pekan ini MotoGP akan melawat ke Sirkuit Le Mans, Prancis (20/5). Selisih satu poin Lorenzo (65) di bawah Stoner dengan koleksi 66 poin, membuat Lorenzo cukup yakin dapat membalikkan keadaan.
Alon-alon asal kelakon (pelan-pelan yang penting terlaksana), akhirnya tahun ini Purwokerto mendapat jatah tuan rumah diselenggarakannya Yamaha Cup Race (YCR) seri ke tujuh. Antusias warga yang datang dari wilayah Banyumas dan sekitarnya, merupakan bukti event ini dinanti, diridukan dan dibanggakan. Meski harus alon-alon asal klakon menunggu selama dua tahun.
Bertempat di Sirkuit Gedung Olahraga (GOR) Satria, Purwokerto (28/05). Balap satu pabrikan ini, dihadiri 6000-an penonton yang mengitari sirkuit sepanjang 1000 meter ini. Ada yang dari Cilacap, Banyumas, Tegal, Brebes, hingga pengunjung dari Solo dan Jogja pun banyak.
“Saya kemari dapat informasi dari teman. Saya sudah tahu kalau acara Yamaha ini gratis, jadi banyak yang berminat mengunjunginya. Selain itu, bukan hanya balapan saja, banyak acara lainnya yang bisa dinikmati,” kata M. Syafii Maarif (21), pengunjung dari Cilacap.
Sejatinya memang YCR adalah acara balapan. Tapi di sekitar sirkuit, beragam acara menarik seperti panggung musik, Zona Genera-Xeon (test ride dan safety riding motor Yamaha Xeon), rumah modifikasi, dan lain sebagainya, tak kalah ramai peminatnya dengan pengunjung yang menonton balap.
Apalagi, ditambah pertunjukkan kesenian tradisonal seperti Tari Kentongan khas Banyumas, yang diperdendangkan persis untuk menyambut Bupati Banyumas, Drs. H. Marjoko MM. Alhasil acara pun bertambah meriah. Kehadiran kepala daerah di wilayah Banyumas ini, dalam rangka membuka acara balapan, sekaligus test ride Yamaha Xeon. “Saya sangat senang, dengan terlaksananya acara ini. Semoga kehadiran Yamaha beserta seluruh tamu undangan, pengunjung dan media, dapat mensuarakan kelebihan Kota Purwokerto ini” jelasnya.
Kota Mendoan, Pembalap Mendoan?
Mas bro tidak usah sungkan-sungkan mencicipi makanan khas Purwokerto ini. Yup, tempe mendoan! Tepat sekali! Sudah tahu kan? Selain rasanya yang enak, tempe mendoan juga sudah melegenda. Buktinya banyak kok sekarang, restoran yang manawarkan menu khas ini. Kalau di kaki lima apalagi, tidak susah mencarinya.
Tempe mendoan berarti, tempe yang digoreng setengah matang dengan bumbu tertentu sehingga rasanya enak. Sayang, ngomong-ngomong soal tempe mendoan, banyak juga pembalap Purwokerto yang “mendoan” alias setengah matang. Karena dari sekian banyak starter, pembalap aseli Purwokerto maupun wilayah Banyumas lainnya, hanya segelintir saja.
Hal ini juga diakui oleh Herman. Sebagai orang nomor satu di IMI (Ikatan Motor Indonesia) wilayah Banyumas. Bapak murah senyum tersebut, dalam sambutannya mengkritik jajarannya untuk lebih giat lagi memberikan peluang bagi lahirnya pembalap-pembalap baru aseli Banyumas. “YCR sudah empat kali mampir di wilayah ini. Saya sangat bangga, akhirnya tahun ini Purwokerto terpilih menjadi salah satu tuan rumah. Meskipun pada satu sisi saya juga agak kecewa, karena kurangnya pembalap aseli kota ini yang ikut berlaga. Ini berarti, tugas saya belum selesai. Saya akan mengevaluasi semuanya, dengan cara cepat dan terkoordinir maupun dengan alon-alon asal kelakon” ungkap Herman, saat diwawancarai MotoDream.
Photo Terkait