Final Nasional Yamaha U-13 Football
Asa Indonesia Masuk Piala Dunia
24/08/2010 11:24Moto CommunityAuthor: Awan SB

Nggak masuk akal, jika diantara 230 juta penduduk Indonesia tidak ada 40 orang anak yang mampu unjuk gigi di kompetisi piala dunia. Bandingkan dengan Slovakia, negara yang hanya berpenduduk 5 juta dengan luas wilayah 49 km persegi (lebih kurang sama dengan luas wilayah Jakarta Pusat 47 km persegi), mencatat sejarah baru di piala dunia 2010.
Indonesia memang tidak bisa disamakan dengan negara kecil yang baru berumur 17 tahun itu, Indonesia tetap dari Sabang hingga Merauke, Indonesia tetap 230 juta penduduknya yang Bhineka Tunggal Ika. Namun menilik prestasi yang berhasil di bukukan Slovakia, Indonesia pantas mencontoh semangat Negara kecil tersebut. Lantas apakah peluang menjadi kontestan piala dunia bagi Indonesia sudah tertutup?
"Tidak ada kata terlambat, Indonesia masih sangat berpotensi memunculkan, menciptakan sekaligus mengembangkan potensi persepekbolaan nasional, salah satunya melalui event Yamaha U-13 ini," kata Bpk. Prof. DR. H. Djohar Arifin Husin – Staf Ahli Menegpora RI dalam sambutannya pada Final Nasional Yamaha U-13 Football – Stadion Persikasi Bekasi (26/06).
Tahun 2010 ini Yamaha U-13 memasuki tahun ke tiga, setiap tahunnya antusias masyarakat untuk mengikuti atau sekedar menjadi penonton, dimana Yamaha U-13 ini berlangsung sangat besar, setiap tahun rasio pertumbuhannya mencapai 30% jumlah kontestan. "Dari tahun ke tahun Yamaha U-13 semakin banyak diminati orang tua untuk memasukkan anaknya di dalam kompetisi ini,” Ungkap Herry Setianto, Supervisor Sparta Foundation, EO yang menangani ajang sepak bola U 13. Selain alasan sebagai media penyaluran bakat dan hobi, Yamaha U-13 memang layak diikuti karena sistem kompetisinya terus berlanjut hingga tingkat Asia.
Tahun 2010 ini, Yamaha U-13 diikuti 12 finalis dari 12 provinsi di Indonesia. Tentu tidak semua layak untuk masuk ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi lagi. Hanya 36 putra terbaik yang terpilih untuk di karantinakan, selanjutnya sekitar 30-an anak yang masuk kriteria kompetisi, akan mewakili Yamaha Indonesia untuk bertanding melawan U 13 dari Yamaha Asean lainnya. Percaya kan? Kalau suatu saat nanti Indonesia akan masuk Piala Dunia? Apalagi kalau pembibitan sejak usia dini serius dilakukan.