TOMOCI
Boys Are (Not) Toys, Girls...!
21/08/2010 13:35Moto CommunityAuthor: Ridho
"Walau hanya mobil-mobilan, namun harganya bisa membuat dahi Motobikers berkerut. Harga untuk satu unit mobil-mobilan termurah mulai 25 ribu rupiah hingga 650 ribu rupiah. Tapi berhubung demi hobi dan kepuasan, kita rela nggak makan hanya untuk mendapatkan mobil-mobilan yang memang sedang kita cari," terang Seno Andrianto, salah satu anggota komunitas ini, kala dijumpai dirumahnya kawasan Sunter, Jakut. Lelaki berkacamata ini mengaku, TOMOCI merupakan singkatan dari Toys and Models Collector Indonesia.
Hingga kini, TOMOCI sudah memiliki 1500 orang anggota. Komunitas ini sendiri dideklarasikan pada 18 Juni 2000 yang dipelopori oleh 5 orang pengkoleksi mainan dan model. Kelima penggemar tersebut adalah Arsi Iradiawan, Bimo Semiarto, Harry Rengkung, Josa Arnan, dan Kemas Yulius. Hampir semuanya mengawali koleksinya dengan mengumpulkan mainan mobil VW kodok (Beetle).
Pada awal berdirinya TOMOCI, kelima kolector ini ikut serta dalam Minggu Volkwagen I di Parkir Timur Senayan Jakarta tanggal 18 Juni 2000. Nah, kalau kita melihat pameran VW di Amerika Serikat khususnya, setiap kegiatan pameran VW selalu diikuti dengan Books & Toys Exhibition dan inilah sebagai inspirasi mereka untuk membuat stand TOMOCI. Lalu dibuatlah stand TOMOCI dengan menggunakan 2 buah tenda yang cukup representatif dengan luas 50m2 dengan 10 meja peserta. Dan pada acara pameran di Minggu Volkswagen I tersebut ikut serta 6 peserta lainnya yang ikut serta dalam Stand TOMOCI, yang diantaranya adalah Paul, Hendra, Indra, Iskandar, Wahyu serta distributor mainan Emway Mulia. Dengan suksesnya Stand TOMOCI di Minggu Volkswagen I akhirnya kelima penggemar tersebut sepakat untuk menjadikan TOMOCI sebagai organisasi tempat berkumpulnya para penggemar, pecinta dan kolektor mainan dan models di Indonesia. Pada awal 2001 mulai lagi digiatkan kegiatan berkumpulnya kelima punggawa untuk menjadikan TOMOCI sebagai oraganisasi dengan mulai membuat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi. Dan sambil berjalan perlahan-lahan TOMOCI mulai menerima pendaftaran untuk menjadi anggota TOMOCI, pada tanggal 27 April 2001 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga telah disahkan.
"Sejak dibentuknya TOMOCI hingga sekarang, TOMOCI berusaha membangun komunitas yang membangun image positif dari hobi berkoleksi toys dan models. Tujuan kita adalah untuk memberikan pengalaman yang positif kepada komunitas penggemar, pecinta, dan para kolektor toys dan models. Saat ini jumlah anggota TOMOCI yang aktif sudah mencapai lebih dari 150 orang, dan dengan komunitas milis (tomoci@yahoogroups.com) yang mencapai hampir 1500 orang yang semuanya tersebar tidak hanya di Indonesia tapi juga di negara-negara lain. Selain itu, logo TOMOCI yang berupa Teddy Bear yang mengendarai mobil, ini mencerminkan bahwa Teddy Bear adalah mainan anak perempuan dan mobil untuk anak laki-laki.," lanjut Seno. Selama mengoleksi mobil-mobilan, penyuka miniatur mobil pick up ini mengaku dibantu istri dan adiknya. Hingga kini, dirinya sudah mengoleksi 800 unit mobil-mobilan. Kebanyakan mereknya adalah Jadatoys sisanya Hotwheels dan Tomica. Kebanyakan mobil-mobilan terbuat dari bahan besi, dan untuk di Jakarta, mobil-mobilan ini bisa dibeli di STC Senayan. Jadi terbukti kan? Kalau mainan bukan sekadar mainan. Tapi sudah menjadi hasrat mulai anak-anak hingga dewasa. Boys are not toys, girls…
Misi TOMOCI: Untuk membina dan mengembangkan hobi dan kegemaran melestarikan serta mengumpulkan (koleksi) mainan dan model untuk mendapatkan nilai tambah dari kegiatan tersebut.
Fungsi TOMOCI: TOMOCI berfungsi sebagai organisasi yang mewakili para penggemar, pencinta dan para kolektor mainan dan model dan sebagai Wadah pembinaan, komunikasi, konsultasi, koordinasi dan kerjasama antar anggota dan organisasi lainnya.
Untuk mendaftar keanggotaan TOMOCI kunjungi depot pendaftaran TOMOCI di ITC Kuningan, Lt. Semi dasar Blok D7 No. 6 Jl. Casablanca, Jakarta Selatan.
Biaya pendaftaran keanggotaan TOMOCI sebesar Rp 50,000 dan iuran tahunan keanggotaan sebesar Rp.100.000.
Contact Person: Ivan, Kemas Yulius
Phone: 021-57934169
Mobile: 08129400327
Email: kemas.yulius[at]clsa[dot]com
Foto Terkait




