Kabid Humas Polda Metro: Usai Sahur adalah Waktu Favorit Pencuri Motor
03/09/2010 15:00News UpdateAuthor: Ridho

Berhati-hatilah untuk bikers yang akan melakukan aktivitas setelah makan sahur. Pasalnya, jam-jam sahur merupakan waktu favorit maling motor melakukan aksi mereka. Sadisnya, pelaku perampasan sepeda motor tidak jarang melukai bahkan membunuh korban.
Peningkatan jumlah perampasan sepeda motor saat sahur dikemukakan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar. Menurutnya, waktu makan sahur merupakan saat paling rawan dan pelaku kejahatan bisa bebas melakukan aksi mereka. Karena itu, Boy menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan jangan pernah memberikan kesempatan untuk pencuri melakukan aksinya. Selain itu, biasanya masyarakat sibuk dengan aktivitas saat sahur dan mengabaikan sekitarnya. Sehingga pelaku kejahatan dengan mudah melakukan aksinya. “Kejahatan saat waktu sahur belakangan meningkat. Sasaran mereka adalah sepeda motor yang diparkir didepan rumah. Karena itu, kami meminta masyarakat untuk selalu waspada karena kejahatan ada dimana saja,” terangnya, Selasa (31/08/10).
Boy menambahkan, kasus terbaru perampasan sepeda motor menimpa seorang mahasiswa bernama Ryan Prihandri Ramadhan (24). Lelaki naas itu tidak hanya kehilangan motor kesayangannya, namun Ryan juga mengalami luka bacokan pelaku perampasan. Kejadiannya sendiri terjadi pada 30 Agustus kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Ryan yang melintas sendirian di jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok Jakarta Utara dipepet dua pelaku. Tiba-tiba pelaku langsung menyabetkan golok dan mengenai pipi kanan Ryan.
Saat korban tersungkur, pelaku langsung membawa lari Yamaha Mio dengan plat nomor B 6686 NCK. Hingga kini polisi masih memburu pelaku perampasan sepeda motor yang mulai sering terjadi. Boy menambahkan, bukan hanya kawasan Jakarta Utara yang rawan perampasan sepeda motor, namun juga wilayah Jakarta Timur. “Untuk menghindari perampasan, sebaiknya pengendara motor jangan berpergian sendiri. paling tidak ada yang diboncengi untuk melawan pelaku. Namun kami menyarankan jangan terlalu sering keluar rumah pada waktu-waktu rawan,” pungkasnya.