Usman Effendi (Ketua Mio Club Indonesia)
“Kesabaran dan Solidaritas Berbuah Manis”
13/04/2010 14:41Moto CommunityAuthor: Ridho
Sosok ketua dalam sebuah komunitas sangat menentukan eksistensi dan kelanggengan klub motor itu sendiri. Salah meracik strategi pendekatan anggota, tidak kredibel dan kurang tanggung jawab bukan mustahil klub akan bubar walau hanya baru seumur jagung. Pandangan itulah yang ditanamkan betul oleh Usman Effendi. Lelaki asli Surabaya ini memangku jabatan yang cukup berat sebagai ketua Mio Club Indonesia. Namun demikian, berkat tanggung jawab dan kredibilitas yang dimiliki, dirinya kembali terpilih untuk masa bakti 2010-2012. Memimpin sebuah komunitas dengan background anggota yang beragam tidak menjadi kendala bagi lelaki plontos tersebut. Baginya, keterbukaan dan pendekatan antar anggota membuatnya mampu membesarkan Mio Club Indonesia hingga saat ini.
"Saya bersyukur diberikan kepercayaan untuk memimpin komunitas ini. Namun demikian, tanpa dukungan dan kepercayaan rekan-rekan biker saya tidak akan terpilih. Selain itu, saya juga berjanji akan selalu berusaha membesarkan dan menampung segala aspirasi anggota demi kemajuan MCI kedepannya," terang Usman, ditemui di Museum Transportasi, TMII, Jakarta, belum lama ini. Usman mengaku, program kerja selanjutnya adalah merangkul dan mempersatukan club Mio di seluruh Indonesia. Selain itu, akan digelar Munas dan Jambore Nasional untuk makin mempersatukan anggota yang memang banyak bertebaran di selurun pelosok negeri.
Lelaki kelahiran 19 Oktober 1978 ini mengaku sebelum dilakukan pemilihan ketua untuk periode 2010-2012, dirinya tidak memiliki persiapan apapun. Pasalnya, kandidat ketua lain juga memiliki kharisma dan pengaruh yang sangat besar di klubnya masing-masing. Namun demikian, konsep gerilya yang dilakukan Usman trbilang fair. Dirinya selalu memperkenalkan diri dan menjalin silaturahmi dengan sesama bikers asal luar daerah. Karena itu, saat dirinya didaulat menjadi ketua, Usman mengaku tidak terlalu kaget.
"Pasrah aja, sebabnya calon ketua yang bertarung juga memiliki 'nama' di komunitas masing-masing. Selain itu, setidaknya tingkat pendidikan sedikit mempengaruhi. Saya hanya menggunkan trik silaturahmi dan membaur dengan bikers dari berbagai daerah. Syukurnya saya akhirnya terpilih. Sedikit beban tapi saya bertekad untuk memajukan MCI," imbuhnya mantap. Program jangka panjangnya, Usman akan melakukan evaluasi dan pembenahan didaerah-daerah. Tujuannya adalah, jika semua sudah terprogram dengan baik, maka tidak akan sulit menjalankan roda organisasi.
Usman tidak lupa bahwa MCI akan terus melakukan program sosial seperti baksos, dan menyebarluaskan program pemerintah dan kepolisian menyangkut safety riding, mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menyalahkan lampu disiang hari yang bertujuan untuk menekan jumlah kecelakaan yang menimpa bikers.
Harapan Usman untuk MCI kedepannya adalah merangkul bikers dan terus menjalin rasa persaudaraan dari Sabang sampai Merauke selain itu dirinya sangat berharap dukungan penuh dari pihak Yamaha sebagai brand yang sampai saat ini sudah semakin dikenal dikalangan bikers tanah air.
Susunan Pengurus MCI Periode 2010-2012
Ketua : Usman Effendi (MAC – Surabaya)
Ketua Harian : Teguh (YMC – Jakarta)
Sekretaris : Aan (YMC – Jakarta)
Bendahara : Gea (YAMC – Tangerang)
Humas : Andhika (MFC – Jakarta) dan Odeng (YMC – Depok)