Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Ide kreatif dan variatif memang dibutuhkan seorang bikers. Untuk terus menunjukan eksistensi, kegiatan positif wajib dilakukan. Selain itu, bukan hanya untuk tujuan hiburan melainkan juga demi kebersamaan antara penunggang kuda besi.

Akhir pekan ini MotoGP akan melawat ke Sirkuit Le Mans, Prancis (20/5). Selisih satu poin Lorenzo (65) di bawah Stoner dengan koleksi 66 poin, membuat Lorenzo cukup yakin dapat membalikkan keadaan.
Tiga riders tim orange dari Jepang terus bersaing di posisi terdepan. Dani Pedrosa, Casey Stoner dan Dovizioso. Kalau bicara kuantitas, sebetulnya masih ada lagi nama yaitu Marco Simoncelli, yang membela pasukan “nomor duanya”. Uniknya, dari sekian banyak itu, hanya Lorenzo yang berasal dari tim pabrikan Yamaha Factory Racing, saat MotoGP seri sembilan di Sirkuit Sachsenring, Jerman (17/07).
Meski seorang diri, Lorenzo dengan YZR-M1-nya tidak takut berjibaku untuk mengisi target utama. Silih berganti berebut posisi terdepan, menjadi pemandangan yang seru.
Sekali waktu Lorenzo memimpin, pada momen lainnya tergeser di posisi dua maupun tiga. Begitu seterusnya hingga bendera kotak putih-hitam berkibar tanda balap telah usai yang menyisakan Pedrosa sebagai juara peretama, Lorenzo posisi kedua dan Stoner, harus terima kekalahan menyakitkannya setelah di kudeta Lorenzo di lap akhir dan harus puas posisi tiga.
”Atas apa yang telah terjadi hari ini, saya harus berterimakasih banyak kepada tim yang telah memberikan sepeda motor yang kompetitif hingga hasilnya menakjubkan” jelas Lorenzo dikutip dari Yamaha Racing.