Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Ide kreatif dan variatif memang dibutuhkan seorang bikers. Untuk terus menunjukan eksistensi, kegiatan positif wajib dilakukan. Selain itu, bukan hanya untuk tujuan hiburan melainkan juga demi kebersamaan antara penunggang kuda besi.

Akhir pekan ini MotoGP akan melawat ke Sirkuit Le Mans, Prancis (20/5). Selisih satu poin Lorenzo (65) di bawah Stoner dengan koleksi 66 poin, membuat Lorenzo cukup yakin dapat membalikkan keadaan.
MotoGP sudah memasuki seri ke-10 dari 18 seri di tahun Kelinci ini. Lorenzo masih berjuang seorang diri dari kubu Yamaha dengan 173 poin, terpaut 20 poin dari pemimpin klasemen sementara yaitu Casey Stoner, di susul Dovizioso di peringkat ketiga dengan 143 poin dan Pedrosa di posisi keempatnya dengan 110 poin.
“Sekarang selisih poin saya dengan Stoner 20 poin. Masih ada delapan seri tersisa,dan semuanya masih terbuka semua kesempatan” jabar Lorenzo, usai dikalahkan Stoner di Sirkuit Laguna Seca, pekan lalu.
Posisi keempat dihuni mantan pembalap Yamaha, Valentino Rossi yang dari seri keempat tidak tergantikan di posisi kelima. Sedangkan tim mate Lorenzo yaitu Ben Spies, terus bergerak naik dari posisi ke 11 di awal-awal musim, masuk ke jajaran 8 besar setelah seri ke 4, dan selepas kemenangannya di Belanda pada seri ke-7, pembalap asal Texas itu naik daun menempati posisi enam menguntit perolehan poin Rossi hingga selisih 10 poin (Rossi-108, Spies-98).
"Awal start terasa berat bagi saya, hingga beberapa kali kehilangan poin karena seringnya terjatuh. Namun, terakhir ini kami terus menjaga determinasi untuk konsisten, setidaknya di posisi lima besar" kata Spies dikutip dari MCN.