Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Ide kreatif dan variatif memang dibutuhkan seorang bikers. Untuk terus menunjukan eksistensi, kegiatan positif wajib dilakukan. Selain itu, bukan hanya untuk tujuan hiburan melainkan juga demi kebersamaan antara penunggang kuda besi.

Akhir pekan ini MotoGP akan melawat ke Sirkuit Le Mans, Prancis (20/5). Selisih satu poin Lorenzo (65) di bawah Stoner dengan koleksi 66 poin, membuat Lorenzo cukup yakin dapat membalikkan keadaan.
Karburator sering bermasalah tentu sangat menjengkelkan. Apalagi kejadiannya persis lagi di jalan dan ngejar waktu untuk urusan tertentu. ”Tadi nggak apa-apa kok, sekarang malah mbrebet (tersendat-sendat) dan tarikannya melambat, seperti nggak punya tenaga”.
Umumnya, permasalah yang muncul karena stasioner putaran mesin per menit (RPM) yang tidak stabil. Akibatnya saat motor dipanaskan atau dalam posisi diam dan pengendara tidak menarik tuas gas, tiba-tiba suara mesin keras. Tak berapa lama kemudian kembali melemah. Begitu seterusnya.
Jika kerja karburator semakin melemah, padahal busi dan bahan bakar tidak bermasalah, berarti sumber masalahnya terletak pada pengabutan bahan bakar yang tidak sempurna dan proses pencampuran udara yang terlambat.
Bagaimana mengatasinya, simak beberapa tips berikut.
1. Putaran Mesin (Rpm) Lemah
Saat menarik tuas gas hingga seperempat dari ukuran seharusnya, putaran mesin ternyata tidak mau naik. Alhasil motor seperti sulit untuk dijalankan.
Hal ini terjadi karena bahan bakar yang masuk ke lubang venturi karburator sedikit, sebaliknya asupan udara yang masuk lebih banyak.
Solusi
a. Agar campuran udara dan bahan bakar seimbang, sebaliknya gunakan jarum skep (throttle) yang berukuran lebih kecil.
b. Agar udara yang masuk ke venturi dapat ditekan kuat ke arah ruang bakar, putarlah skep setelan udara ke arah jarum jam atau mengencanginya.
2. Mesin Tersendat-Sendat
Hal ini dikarenakan campuran bahan bakar yang ada di venture (lubang karburator) dengan udara tidak seimbang alias tidak cukup banyak. Sehingga berpengaruh pada proses pembakaran.
Inilah kenapa motor jadi mrebet. Karena hentakan tenaga untuk mendorong piston juga lemah hasil dari pengaruh diatas.
Solusi
a. Untuk memudahkan dan memperbanyak suplai udara dengan bahan bakar, putar setelan sekrup udara searah jarum jam atau arah menutup.
b. Posisi pilot jet pindah ke ke tingkat yang lebih besar.
c. Untuk membuat campuran udara dan bahan bakar di venturi yang akan disemburkan ke ruang bakar mesin lebih besar. Sebaiknya segera ganti jarum skep atau throttle dengan jarum yang berdiameter lebih kecil.
3. Tarikan lemah
Tarikan lemah disebabkan karena campuran bahan bakar dan udara yang tidak sempurna (kering). Untuk mengatasinya, gantilah main jet dengan ukuran yang lebih besar.
4. Motor Berasap Hitam
Kurang juga bermasalah, begitu juga dengan kelebihan. Maksudnya jika motor banyak mengeluarkan asap hitam, atau istilah mekaniknya karburator terlalu basah. Hal ini terjadi karena asupan bahan bakar ke lubang venturi terlalu banyak dari takaran semestinya. Dan berbanding terbalik dengan udara yang masuk terlalu sedikit.
Solusi
a. Untuk memperbanyak udara di venturi, putar sekrup setelan udara keluar atau ke arah melepas.
b. Gantilah segera anti pilot jet ke nomor yang lebih kecil
c. Ganti jarum skep (throttle) dengan jarum yang berukuran lebih besar.
5. Tenaga Mesin Ngedrop dan Kecepatan Melemah
Jika tenaga mesin ngedrop dan kecepatan melemah, hal ini terjadi karena campuran udara dan bahan bakar di karburator terlalu banyak atau melebihi takaran yang semestinya. Lazimnya disebut ”banjir”.
Solusi
a. Segera lepas karburator dan setel jarum pencampuran udara dan bahan bakar. Dan agar lebih sempurna lagi pencampuran udara dan bahan bakarnya, gunakan main jet berukuran kecil.
Selain itu, jangan lupa lepas busi dan bersihkan bagian kepalanya. Dan setel jarak antara pemantik busi dengan sumbu agar proses pengapian lebih baik lagi.
Semoga bermanfaat.