Andina Nadilla Irvani
Orang Kreatif Nggak Ada Matinya!
14/04/2010 09:15ProfileAuthor: Ridho
Kreativitas yang dimiliki manusia terkadang bisa menghasilkan rezeki yang tidak terduga. Bahkan sebuah keisengan ternyata mampu membuat seseorang bisa mencetak rupiah. Seperti yang kini tengah dirasakan Andina Nadilla Irvani. Dara kelahiran 31 Juni 1990 ini menjadi kebanggaan orang tuanya berkat mahir mengaplikasikan bakat melukisnya diatas sepatu.
Dina bersama kakaknya, Icha, mencoba membuat sebuah karya baru dalam dunia fashion. Dina yang memang hobi menggambar sejak duduk dibangku SD melihat peluang yang cukup besar pada sektor sepatu. Idenya membuat lukisan pada sepatu polos mendapat respon dari kakaknya.
Tahun 2008, Dina dan Icha mencoba merealisasikan mimpinya membuat sepatu lukis. Dengan membubuhkan merek ‘Spotlight’ dara yang juga mahasiswa Binus jurusan desain komunikasi ini memulai usahanya. “Karena sudah siap, tahun 2008 saya bersama kakak, akhirnya membuat sepatu lukis itu. Tak disangka, permintaan konsumen cukup banyak, karena itu saya semakin konsentrasi untuk menggarap ini,” terangnya.
Pemilihan sepatu sebagai bisnisnya, karena memang sebagai seorang perempuan, Dina dan kakaknya kerap mengoleksi sepatu dengan berbagai jenis dan merek. Namun karena jenuh mengikuti tren dan dinilai menghabiskan uang hanya untuk membeli sepatu, akhirnya ide untuk membuat sepatu sendiri muncul.
Hingga kini, Dina mengaku sudah memiliki 7 orang karyawan khusus melukis sepatu. Sementara untuk pemasaran, anak pasangan Ir Irvan Jusuf dan Dra Chandra Nursida ini mengaku menjual produnya via website. Selain itu, Dina juga memasarkan produknya di mall seperti Pasaraya Grande (Blok M), Mall Kelapa Gading dan sedang menjajaki dengan pihak Ramayana. “Untuk pemasaran saya tidak terlalu bingung karena pemesanan via online sudah mulai banyak. Selain itu, saya juga memajang sepatu ini di mall-mall. Yang jelas, untuk pemasaran saya sudah memiliki channel sendiri,” tambahnya bangga.
Dina mengaku, dalam satu hari, usaha home industry miliknya bisa menghasilkan 7-10 pasang sepatu dengan berbagai motif seperti grafis, tribal, batik, kartun hingga monster. Sementara omzet bulanannya mencapai 18-22 juta rupiah per bulan. Berkat kemahiran mencetak uang, Dina mengaku terus di support orang tuanya. Selain itu, walau tengah naik daun dalam berbisnis, namun pemilik hobi nonton dan menggambar ini tetap menomorsatukan pendidikan.
Ternyata, Dina mengaku bukan hanya sepatu yang digarap, tetapi juga tas dan t-shirt. Kedepannya, Dina juga ingin merambah pada fashion lain seperti rok, dress, dan jika memang ada pesanan, dirinya siap untuk membuat sprei.


Pesanan sepatu lukis merek “Spotlight” milik Dina juga sudah mulai merambah daerah lain di Indonesia. Tercatat, Bandung, Lampung, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua kerap meminta dibuatkan sepatu dalam jumlah banyak untuk dijual didaerah tersebut. Sementara untuk suplai sepatu, Dina mengatakan selalu membeli grosiran agar harganya tidak terlalu mahal. Selain itu, dirinya memesan sepatu polos dan membubuhkan merek buatan sendiri. Untuk pengguna sepatu lukis karyanya, Dina mengaku kebanyakan adalah perempuan dengan presentase 70%.
Kedepannya, mahasiswa semester IV ini ingin memiliki outlet sendiri. Selain itu, Dina mengaku ingin mengekspor produknya ke luar negeri dan memiliki website market internasional agar produk-produk miliknya bisa digunakan semua orang.
Nama : Andina Nadilla Irvani
Tempat / Tgl Lahir : Bandung, 31 Juni 1990
Nama Brand : Sepatu Lukis ‘Spotlight’
Anak Ke : 3 dari 5 Bersaudara
Pendidikan : Mahasiswa semester IV Binus jurusan Desain Komunikasi
Nama Orang Tua : Ir Irvan Jusuf (Ayah) Dra Chandra Nursida (Ibu)
Alamat : Perumahaan karyawan DKI No.60 RT 04/02, Pondok Kelapa, Jaktim