Untuk komunitas motor yang satu ini, bisa dibilang hidup segan mati pun tak mau! Pasalnya, peredaran motor Yamaha Tiara, 125Z serta Touch hampir dikatakan terancam punah. Namun demikian, semangat menggelora tidak pernah padam...
Untuk komunitas motor yang satu ini, bisa dibilang hidup segan mati pun tak mau! Pasalnya, peredaran motor Yamaha Tiara, 125Z serta Touch hampir dikatakan terancam punah. Namun demikian, semangat menggelora tidak pernah padam...
Mio Club Depok (McD), hingga kini terus menunjukan eksistensi. Walau beberapa kali berganti kepengurusan, komunitas yang dideklarasikan tahun 2005 silam ini seolah seperti karang ditengah laut yang tetap kokoh walau diterjang...
Mendeklarasikan sebuah komunitas motor lalu bubar, tidak pernah terpikirkan dalam benak personel SMILE Pekalongan. Karena itu, tagline 'Kami Memang Beda' tidak berlebihan disematkan pada komunitas yang memiliki anggota 65...
Kecil-kecil gesit, itulah ungkapan untuk menggambarkan club motor asal daerah pinggiran Kota Bekasi ini. Daerah yang sampai sekarang masih menyajikan dataran hijau dan udara bersih. sSetu mampu melahirkan klub motor Yamaha Mio,...
Selama ini orang kerap menganggap motor keluaran tahun lama akan merongrong pemiliknya. Karena alasan tersebut, Motobikers kerap membentuk sebuah wadah motor-motor keluaran diatas tahun 2000. Dengan dibentuknya komunitas...
Komunitas pengusung peraturan, belakangan ini terkesan kaku dan ditinggalkan. Saat ini nggak sedikit klub yang muncul sekadar untuk kumpul dan menyalurkan hobi yang sama. Tapi tidak ada aturan dan hukuman seperti layaknya klub motor kebanyakan. Beda dengan Yamaha MX Club Indonesia (YMCI) Chapter Depok yang menginginkan anggotanya mentaati peraturan namun tetap mengutamakan kebersamaan, layaknya sebuah keluarga besar.
Kombinasi ini terbilang ampuh, pasalnya semua anggota merasa berada didalam ‘rumah’ sendiri namun tetap menghormati aturan yang ada. "Kita mau ada peraturan tapi anggota tidak kaku. Semua berjalan apa adanya tapi tetap pada koridor yang berlaku di YMCI ini. Mungkin itu salah satu alasan bertahannya komunitas ini," beber Charles Paul Nishida yang menjabat sebagai ketua.
Menurut Bintang, YMCI Chapter Depok merupakan sempalan YMCI Pusat (Jakarta) karena domisili anggota yang beragam dan berlainan, maka digagaslah sebuah wadah yang sama namun domisili di Depok. Karena itu, setelah mendapat restu dari YMCI Pusat, tepat tanggal 26 Mei 2006, YMCI Chapter Depok terbentuk. Hingga kini, jumlah keseluruhan mencapai 46 orang. Selama berdiri, YMCI Chapter Depok terbilang rajin turing. Tercatat kawasan seperti Tangkuban Perahu, Pantai Ujung Genteng, Bandung dan Jogyakarta sukses didatangi. Namun demikian, turing bukan semata jalan-jalan atau liburan. Charles mengaku touring selain untuk menambah pengalaman, bisa juga dijadikan sebagai salah satu cara memperkenalkan komunitas ini diberbagai pelosok daerah.
"Kami nggak mau touring hanya dijadikan sebagai sarana untuk rekreasi biasa atau hanya sekedar hura-hura. Touring di YMCI Chapter Depok dijadikan ajang untuk memperbanyak saudara dan mempererat hubungan kekeluargaan antar sesama anggota," imbuh Charles. Walau kumpul awal dan mendeklarasikan diri di pelataran apartemen Margonda Residence, namun YMCI Chapter Depok memilih bengkel di Margonda Raya sebagai base camp mereka. Alasannya, selain mudah dijangkau lokasi ini memiliki parkiran yang cukup luas. Selain itu, jika ada salah satu motor anggota yang bermasalah bisa langsung diservis dibengkel yang buka selama 24 jam itu.
Kedepannya, YMCI Chapter Depok sudah menyusun rencana. Antara lain menggelar Sahur on the road saat ramadhan nanti, komunitas ini akan menjajal pagelaran Gran Prix khusus Yamaha Jupiter MX di Sentul, Jawa Barat. Selain itu, komunitas ini akan melebarkan sayap dengan membuka chapter-chapter baru diseluruh Indonesia. Selama YMCI berdiri dan masih bersatu sudah 4 kali digelar Jambore. Jambore pertama tahun 2006 (Ciwidey-Bandung), 2007 (Jogyakarta), 2008 (Bali) dan 2009 (Malang). Sepanjang perjalanan YMCI Chapter Depok, satu anggota dipecat karena terlibat korupsi uang iuran anggota. Selain korupsi, dosa yang tidak bisa dimaafkan di club ini adalah menyalahgunakan narkoba, berkelahi antar sesama anggota, mencuri serta tiga bulan tidak hadir.