Yamaha LB80
Si Chappy Bikin Happy
16/07/2010 16:36Moto StyleAuthor: Aristo
Yamaha LB 80 bisa dibilang motor paling unik bikinan Yamaha. Dari tongkrongannya, motor ini beda dengan "saudara - saudaranya". Desain body yang mini, ditambah ban gede semi radial bikin tampilannya garang abis. Pokoknya pas banget buat gaul. Sayang, motor ini nggak masuk Indonesia.
Nggak ada yang bantah kalau Yamaha juaranya bikin motor keren. Terbukti, hampir semua motor keluaran pabrik berjuluk "Garpu Tala" ini laris di pasaran. Bentuk dan juga macam-macam. Dari yang larinya kuenceng, sampai yang trendi. Salah satu motor trandi bikinan Yamaha adalah LB80.
LB80 atau biasa disebut Yamaha Chappy pertama kali nongol di pasaran Jepang sekitar tahun 1975. Awalnya pecinta roda dua dibuat bingung dengan keluarnya motor imut ini. Gimana nggak bingung? tonkrongannya gahar tapi tenaganya cuma 75cc. Banyak yang beranggapan motor ini lebih cocok buat anak-anak. Tapi kebingungan mereka cuma sesaat. Setelah itu langsung jatuh cinta. Buktinya, hingga pertengahan tahun 80-an, motor ini laris di pasaran dunia.
Yamaha Chappy memang memiliki pesona tersendiri. Aura tampilannya membuat orang berdecak kagum seketika begitu melihatnya. Mungkin karena perlengkapan standar motor gede nemplok semua di Chappy. Rangka baja yang kokoh, pelampung pengukur bahan baker, knalpot selang di sisi samping, pengapian elektronik 6 volt, sirip pelindung, lampu depan dan speedometer yang bulat, tuas kopling dengan 4-speed dan yang paling penting stang tinggi ala low raders. Malah ada beberapa varian Chappy dilengkapi rak atap atau keranjang depan. Maklum, banyak kaum Hawa yang juga jatuh cinta pada motor imut ini. Malah ada yang bilang, wanita paling banyak membeli motor ini.
Banyak yang bilang, body Yamaha Chappy nggakade matinye! Mau di modifikasi kayak apa aja, jadinya pasti top abizz! Yamaha Chappy yang di produksi hingga pertengahan 80-an punya banyak varian. Untuk model Eropa, di dominisi dilengkapi keranjang di depan. Ada juga model 80 dan 50. Untuk 50 adalah moped otomatis sebagai skuter. Sedangkan model 80, ada dua jenis. Satu dengan kopling seperti umumnya. Satu lagi model semi otomatis kopling ada dan tidak ada gigi tapi reduktif, yaitu memiliki tuas di kanan.
Mesin Chappy bandelnya juga minta ampun. Konon, kalo lagi kepepet, besin bisa di campur dengan minyak tanah. Meski berbahan kabakar oplosan, tapi larinya tetep kenceng. Jadi nggak heran kalo jaman dulu, tempat nongkrong di Negara-negera Eropa berjejer Yamaha Chappy. Mungkin dulu ada istilah, "Kalau mau gaul? Ya Chappy motornya!.."