SMILE Pekalongan : “Kami Memang Beda”
14/04/2010 10:34Moto CommunityAuthor: Ridho
Mendeklarasikan sebuah komunitas motor lalu bubar, tidak pernah terpikirkan dalam benak personel SMILE Pekalongan. Karena itu, tagline 'Kami Memang Beda' tidak berlebihan disematkan pada komunitas yang memiliki anggota 65 Motobikers ini. Pasalnya, pemilihan nama SMILE (Solidarity Matic Lovers) didapat setelah tiga bulan digelar 'debat pemilihan nama club' antar anggota, sebuah waktu yang terbilang lama menentukan nama komunitas.
Setelah berdebat cukup alot dan mengorbankan ego masing-masing anggota, akhirnya nama SMILE terpilih dan tepat 10 April 2009 silam, komunitas ini resmi dideklarasikan. Untuk saling mengenal dan merealisasikan program kerja dan memilih ketua dalam kepengurusan komunitas ini, angota SMILE 'digiring' menuju daerah Guci, Tegal. Setelah dilakukan rapat internal club, akhirnya Cola duduk sebagai Ketua SMILE.
"Saya memang salah satu pencetus komunitas SMILE, sebenarnya saya tidak menyangka akan dipilih sebagai ketua. Selain mengemban tugas yang besar, saya harus memajukan komunitas ini. Tidak itu saja, menjaga reputasi SMILE agar tetap baik dan terus eksis merupakan sesuatu yang harus saya pikirkan. Namun saya beruntung karena seluruh anggota mau bersinergi dan membesarkan klub ini. Saya optimis, SMILE akan semakin berkembang dan bisa terus eksis," terang Cola, ketua SMILE saat dijumpai di TMII, Jakarta Timur, belum lama ini.
Keunikan lain di komunitas ini adalah anggota SMILE tidak hanya didominasi kaum adam. Hampir 45% Motobikers yang bergabung disini adalah perempuan, Cola sendiri mengaku tidak pernah memandang sebelah mata keberadaan ladies bikers. Menurut lelaki pendiam itu, Motobikers perempuan lebih mudah diatur dan selalu datang tepat waktu saat kopdar. Selain itu, ladies bikers selalu patuh peraturan dan menomorsatukan safety riding. Namun demikian, Cola tidak menganakemaskan anggota club-nya. Baginya semua Motobikers baik yang pria atau wanita adalah sama dan memiliki visi dan misi untuk memajukan SMILE.
Untuk memperkenalkan SMILE, Cola berusaha untuk 'menginvasi' kawasan Jawa Tengah dan Timur. Tercatat, beberapa kota pernah disambangi komunitas yang memiliki motto ‘Tebarkan Virus SMILE dan Jalin Persaudaraan’ ini. Sebut saja, Yogyakarta, Baturaden, Sleman, Guci (Tegal), Blitar hingga Surabaya. Untuk mengcover kegiatan turing, Cola menerapkan iuran bulanan sebesar 10 ribu rupiah. Sementara iuran kegiatan (turing, kedatangan tamu, menghadiri event, dan sebagainya) setiap anggota wajib setor uang sebesar 25 ribu rupiah.
Untuk terus menjalin silaturahmi antar sesame komunitas motor yang bertebaran di Indonesia, SMILE ingin mengunjungi beberapa daerah lain seperti Bali, Medan, Jambi, Lampung dan Nol Kilometer. Namun demikian itu masih sebatas wacana, paling lambat salah satu daerah wajib disambangi usai Idul Fitri mendatang. "Kami tidak ingin hanya dikenal di daerah Jawa Tengah dan Timur. Tapi masih banyak daerah lain yang harus kita datangi untuk memperkenalkan komunitas kami dan menjalin persaudaraan. Paling tidak usai lebaran nanti, salah satu daerah harus kita datangi," pungkasnya.
Nama Club : SMILE (Solidarity Matic Lovers)
Asal : Pekalongan, Jawa Tengah
Berdiri : 10 April 2009
Jumlah Bikers : 65
Motto : 'Tebarkan Virus SMILE Jalin Persaudaraan'