Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Selama musim MotoGP 2012, Ben Spies belum menunjukkan tajinya sebagai pembalap utama Yamaha. Pencapaiannya sampai seri ketiga, hanya bertengger di posisi 11, persis seperti nomor motornya.

Ide kreatif dan variatif memang dibutuhkan seorang bikers. Untuk terus menunjukan eksistensi, kegiatan positif wajib dilakukan. Selain itu, bukan hanya untuk tujuan hiburan melainkan juga demi kebersamaan antara penunggang kuda besi.

Akhir pekan ini MotoGP akan melawat ke Sirkuit Le Mans, Prancis (20/5). Selisih satu poin Lorenzo (65) di bawah Stoner dengan koleksi 66 poin, membuat Lorenzo cukup yakin dapat membalikkan keadaan.
Sedari awal, Topo Goedel Atmodjo memang penyuka tampilan kuda besi yang beda dan unik! Itu adalah nilai tambah untuk urusan modifikasi kendaraan roda dua yang ada dibenaknya. Modifikator nyentrik ini memang dibekali imajinasi yang tidak pernah habis dan selalu menelurkan ide baru sebelum mulai merias motor.
Karena itu, tidak heran kalau dirinya mengusung motto ‘plagiat adalah goblok’. Walau lebih sering memberikan pelayanan kepada konsumennya, namun tidak jarang lelaki asal Jawa Tengah ini unjuk kebolehan di beberapa ajang modifikasi tanah air.
Makanya, sebagai persiapan untuk mengikuti kontes, Topo menyulap sebuah motor Yamaha Xeon untuk dijejali dengan konsep big matik. Motor lansiran tahun 2010 itu diobrak-abrik dan dibuatkan ‘baju baru’ untuk kemudian disematkan pada motor bermesin 135cc yang hanya menyisakan rangka saja. Karena menyesuaikan nama, badan motor menjadi lebih tambun dan sedikit memanjang. Setelah baju klop dengan rangka, bidikan Topo adalah menggeser posisi mesin dan membuat standar tengah baru.
“Ini yang dinamakan konsep big matik mas, tidak biasa memang karena motor seperti ini cuma ada dinegara tetangga. Makanya, untuk meramaikan sebuah event kontes modifikasi saya suguhkan sesuatu yang beda walau sudah familiar. Yang penting kita memiliki ciri khas sendiri,” ujarnya sambil melirik motor garapannya.
Kelar sektor bodi, mesin dan kaki-kaki (swing arm, velg dan ban), bidikan selanjutnya adalah memilih kelir yang cocok untuk konsep matik besar. Setelah dilakukan seleksi dan penyesuaian karakter, akhirnya warna oranye yang dipadukan dengan sedikit semburan warna putih dirasa tepat. Kurang lebih satu bulan pengerjaan motor matik tersebut dengan hasil yang cukup bagus. Walau masih ada beberapa aksesoris yang akan disematkan, namun hasil sementara membuat Topo bangga.
“Satu bulan pas untuk proses pengerjaan big matik ini. Ada beberapa bagian yang perlu dihaluskan dan penambahan aksesoris lain. Namun demikian, untuk hasilnya saya cukup puas,” tambahnya lagi.
Total jenderal pengerjaan big matik menghabiskan bajet sebesar 20 juta rupiah. Walau terbilang besar, namun hasil karya yang didapat cukup membuat sang empunya ide puas dan motor siap untuk meluncur diajang kontes modifikasi.