Penggemar Yamaha Fino di Indonesia sebenarnya cukup banyak. Pun saat motor klasik retro ini hanya wara-wiri di negeri tetangga, Thailand. Tidak sedikit yang memantau dan kagum dengan salah satu hasil karya pabrikan berlogo garpu tala ini. Karena itu, untuk bradercis yang memiliki kocek tebal, bisa langsung membelinya.
Baik dalam bentuk Completely Built Up (CBU) maupun konversi (hanya membeli bodi-red). Jauh sebelum ada yang punya di tanah air, cuma ada dua orang yang langsung order ke negeri Gajah Putih. Dia adalah Teddy Syach (artis-red) dan Achobule Pattauri. Lelaki asal Bali ini mengaku awalnya iseng searching di google produk motor imut Yamaha. Setelah nongol Yamaha Fino, hasrat memiliki lelaki enerjik ini seketika membuncah.
Kisaran tahun 2006, Acho langsung memesan satu unit motor dengan speed 115cc itu ke produsen Yamaha Thailand. Satu dalam bentuk utuh (CBU) dan satu lagi hanya dibelikan ‘baju’ selang dua tahun kemudian. Acho mengaku, satu unit Yamaha Fino CBU dibeli seharga 25 juta rupiah. Sementara bodi asli dibanderol seharga 6,5 juta rupiah. Walau terbilang sebagai salah satu pioneer pemilik Yamaha Fino, namun dirinya mengaku sebenarnya pemilik Yamaha Fino CBU banyak. namun tidak pernah dipakai untuk beraktivitas mengingat harganya yang mahal.
“Memang selama ini yang terdengar cuma saya. Menurut pengetahuan saya yang punya Fino itu banyak. Tapi karena sayang dan harganya lumayan mahal, lebih baik mereka memakai motor produk lokal,” paparnya dihubungi www.motodream.net via ponsel.
Acho berkisah, selama punya dua unit Fino, hanya motor konversi (rakitan) yang kerap digeber jauh. Tercatat, Fino rakitannya sudah 6 kali diajak keliling Jakarta-Bali. Acho mengaku kagum dengan kekuatan motor mungil tersebut. Pasalnya, tidak pernah ada kendala yang dialami selama berkeliling bersama Fino. Walau produk asal negeri tetangga, Acho mengaku tidak kesulitan merawat dua matik kesayangannya itu.
“Handling asyik dan saat diajak ngebut juga enak. Nggak kerasa motor matik. Yang jelas saya merasa puas dengan akselerasi dan kekuatan motor ini,” tambahnya. Penggagas Fino Owners Indonesia (FOI) ini mengaku sudah memiliki 50 anggota aktif diseluruh Indonesia. Walau hanya komunikasi via internet, namun dirinya mengaku perkembangan motor tersebut akan berjalan pesat dan calon pembeli yang mengantri semakin banyak. Well, selamat datang Yamaha Fino di Indonesia, selamat untuk Fino Lovers dan kita sambut motor impian kita semua.