
Tampil tidak seperti biasa, laga Pamungkas Yamaha Cup Race (YCR) seri Malang, Jawa Timur, Desember lalu, digelar secara beda sebagai tanda berakhirnya YCR 2011 yang berlangsung selama 14 seri. Diantara perbedaan itu adalah seragam yang dikenakan Umbrella Girls (UG) nya.
Jika biasanya UG mengenakan seragam berbahan kaos terusan khusus berwarna putih dan biru ala Yamaha, kali ini seragamnya adalah pakaian adat Jawa Timuran. “YCR seri pamungkas ini kami ingin tampil beda dari sebelumnya, termasuk urusan mendandani umbrella girls-nya.
Sebetulnya wacana ini sudah lama kita rencanakan dan baru kali ini baru bisa dilaksanakan juga sekaligus sebagai bahan uji coba jika dalam perkembangannya apresiasi dari masyarakat, kedepan kita (Yamaha) akan teruskan di setiap event YCR,” papar Syaiful Anwar, Motosport Division Yamaha Indonesia, kepada MotoDream.
Yup, umbrella girls memang sudah menjadi ciri event balap, dari tingkat dunia hingga daerah. Meski kelihatannya mudah untuk mendatangkan gadis-gadis cantik di arena balap, pada kenyataannya calon UG harus menempuh beberapa kriteria sesuai standar penyelenggara. Menurut Rina, koordinator UG Surabaya, pemilihan kriteria UG tidak melulu soal seksi dan eyecathing, faktor attitude juga menjadi dasar pilihan utama.
“Banyak yang cantik, seksi, pintar dan sebagainya. Tapi kalau attitude-nya kurang bagus buat apa?. Makanya sebelum menentukan siapa-siapa yang akan turun dilapangan, kita pastikan dulu tidak ada masalah dengan sikapnya. Ini penting agar penyelenggara puas dan tidak bikin malu” beber Ibu satu anak ini kepada MotoDream.
Kembali ke soal seragam Umbrella Girls dengan konsep baju adat, salah satu pemakainya menyambut hangat konsep ini. Adalah Dea Mayzora mengaku lebih pede dan nggak salting (salah tingkah). Mahasiswi Universitas Brawijaya Fakultas Hukum ini justru lebih senang jika nantinya umbrella girls Yamaha memakai baju adat sesuai daerhnya masing-masing.
“Kesannya lebih sopan dan Indonesia banget. Jadi menurutku dengan pakaian adat kaya gini lebih enak dipakai” jelas Dea yang seringkali menjadi UG di setiap event balap.