<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"><channel>
		<title>Motodream.net:RSS Feed</title>
		<link>http://www.motodream.net/</link>
	<description></description><language>id</language><image>
		<title>Motodream.net:RSS Feed</title>
		<url>http://www.motodream.net/</url>
		<link>http://www.motodream.net/</link>
	<width></width><height></height><description></description></image><generator>TYPO3 - get.content.right</generator><docs>http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss</docs><lastBuildDate>Sat, 04 Sep 2010 10:41:00 +0700</lastBuildDate><item>
	<title>Brandon “IMB” Paling Sebal Kalau Dicubit Penggemar</title>
	<link>http://www.motodream.net/content/read/brandon-imb-paling-sebal-kalau-dicubit-penggemar/</link>
<description>Brandon adalah kontestan favorit di ajang Indonesia Mencari Bakat (IMB) Trans TV. Aksinya menari bikin kagum. Posturnya yang kecil menggemaskan. Maka...</description><content:encoded><![CDATA[<img style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_brandon-imb.jpg.jpg" width="300" height="371" alt="" />Brandon adalah kontestan favorit di ajang Indonesia Mencari Bakat (IMB) Trans TV. Aksinya menari bikin kagum. Posturnya yang kecil menggemaskan. Maka tak heran bocah sembilan tahun asal Surabaya, Jawa Timur ini kebanjiran penggemar. <br /><br />Kemana Brandon pergi selalu saja ada orang yang menyapa dan mengajak foto bersama. Brandon mengaku cukup menikmati ketenarannya saat ini. Tapi, ada kalanya ia&nbsp; merasa sebal.<br /><br />“Senang diminta foto-foto. Tapi kalau dicubit&nbsp; aku enggak suka.,” ungkap Brandon saat ditemui di&nbsp; sela-sela acara santunan anak yatim di atas KRI Tanjung Nusanive, Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (2/9) kemarin.<br /><br />“Yang nyakar juga ada. Sakit,” katanya mengeluh. Wah, kasihan Brandon. <br /><br />]]></content:encoded>
<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 10:41:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Persiapan Mudik Motor Part 1</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/persiapan-mudik-motor-part-1/</link>
<description>Mudik rame-rame, siapa sih yang gak senang. Apalagi pakai motor baru, sudah pasti bahagia campur bangga. Tentu tujuan motobikers pulang untuk kembali...</description><content:encoded><![CDATA[<img style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_Mudik_1.1.jpg.jpg" width="323" height="146" alt="" />Mudik rame-rame, siapa <i>sih</i> yang <i>gak</i> senang. Apalagi pakai motor baru, sudah pasti bahagia campur bangga. Tentu tujuan <i>motobikers</i> pulang untuk kembali bukan? So, tetap atuhi peraturan lalu lintas dan perhatikan hal-hal yang harus disiapkan sebelum mudik. Mari…
<h3>Perencanaan</h3>
<ol>
	<li> Rencana Rute Perjalanan<br />Menentukan rute perjalanan yang akan di tempuh, artinya menyatukan persepsi semua anggota <i>tour</i>/atau pemudik mengenai rute yang akan di tempuh. Semakin banyak anggota <i>tour</i>/pemudik , maka semakin banyak pendapat yang muncul.<br />Tentukan rute yang paling aman untuk semuanya. Baik anggota tour, maupun pengguna jalan lainnya. Jalan lupa, tentukan juga rute alternatif, sebagai persiapan hal-hal yang tidak diinginkan.</li>
	<li>Rencana Logistik<br />Semakin jauh jarak yang di tempuh, berarti logistik <i>tour</i>/pemudik&nbsp; yang harus di bawa semakin banyak. Antara lain : Peralatan motor seperti&nbsp; kunci pas dan kunci ring (semua nomor), kunci busi, tang, busi, ban dalam dan bohlam (depan –belakang). Selain itu, bawa juga perlengkapan diri seperti jaket hujan dan obat-obatan.</li>
</ol>
<h3><img style="padding-left: 10px; float: right;" src="uploads/RTEmagicC_Mudik_part_1.2.gif.gif" width="378" height="273" alt="" />Pelaksanaan</h3>
<ul>
	<li>Berkumpul<br />Banyak hal yang dapat di petik dari sekedar berkumpul, seperti menghangatkan suasana kekeluargaan sesama anggota <i>tour</i>/pemudik. Hal ini penting mengingat akan melakukan perjalanan mudik atas nama rombongan. Usahakan semuanya berjalan diatas ketentuan koordonasi.</li>
	<li>Bersiap-siap<br />Ketika bersiap-siap, jangan lupa juga untuk berdo’a. Manusia hanya bisa berusaha, selanjutnya tuhan lah yang menentukan. Bedoa juga sebagai tanda bahwa manusia tidak sombong dengan Tuhannya.</li>
	<li>Persiapan Kendaraan<br />Cek seluruh perangkat kendaraan, seperti lampu, lampu sen, ban, rante dan akselerasi mesin kendaraan.</li>
	<li>Persiapan Pengendara<br />Layak jalan <i>kah</i> anda? Ukuranya adalah kesehatan. Jangan memaksakan diri jika memang kondisi tidak memungkinkan. Rehat sejenak unuk dapat melakukan perjalanan mudik anda. </li>
</ul>
<img src="uploads/RTEmagicC_Mudik_part_1.3.jpg.jpg" width="467" height="351" alt="" /><br />To be continue]]></content:encoded>
<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 10:00:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Peran IT dan Posko Mudik Nasional</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/peran-it-dan-posko-mudik-nasional/</link>
<description>Tahun ini Kementrian Perhubungan semakin meningkatkan peran Teknologi Informasi untuk menunjang musim mudik dan balik satunya melalui CCTV. Hal ini...</description><content:encoded><![CDATA[<img style="padding-bottom: 10px;" src="uploads/RTEmagicC_materi_1.jpg.jpg" width="600" height="271" alt="" />Tahun ini Kementrian Perhubungan semakin meningkatkan peran Teknologi Informasi untuk menunjang musim mudik dan balik satunya melalui CCTV. Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk menunjang reaksi cepat penanggulangan masalah di lapangan. Keberadaan CCTV ini terpasang di beberapa pos mudik.<br /><br />&quot;CCTV ditempatkan di beberapa lokasi yang strategis. Dengan teknologi tersebut diharapkan jika ada penumpukan penumpang di suatu tempat tertentu bisa dilakukan antisipasi dini untuk pengaturan lalu lintas yang baik,&quot; kata Freddy Numberi, Menteri Perhubungan. Jum’at, (03/09)<br /><br />Selain itu, Kementrian Perhubungan juga mendirikan posko mudik tingkat nasional <br />&nbsp;angkutan lebaran terpadu 2010. Posko ini berfungsi sebagai pusat pemantau pelaksanaan angkutan lebaran yang dapat mendukung penyelenggaraan angkutan lebaran yang tertib, lancar dan aman. <br /><br />Tidak tanggung-tanggung, sejumlah peralatan penunjang teknologi informasi seperti CCTV, sambungan internet dan sejumlah monitor yang menampilkan data arus kendaraan darat, kapal laut, pesawat dan kereta ikut menjadi bagian dari posko mudik tingkat nasional. <img style="padding-left: 10px; float: right;" src="uploads/RTEmagicC_materi_1.2_01.JPG.JPG" width="400" height="300" alt="" /><br />Posko ini didirikan di lantai 7 Gedung Cipta, komplek perkantoran Kemenhub, Jl. Medan Merdeka Barat 8, Jakarta Pusat. Di posko tersebut, setiap Direktorat Jenderal dan seluruh pihak terkait dalam aktivitas pelaksanaan mudik, mendirikan stan informasi<br />masing-masing.<b></b><b>Macet Di 78 Titik Di Sepanjang Pantura</b>Menhub memperkirakan kepadatan lalu lintas darat akan terjadi di 78 titik pasar tumpah di ruas jalan pantai utara jawa (Pantura).&nbsp; Kepadatan ini terjadi pada perlintasan sebidang antara jalan rel dengan jalan raya pada jalur utama simpang Pejagan, Sumpiuh, Prupuk serta kegiatan pembangunan <i>fly over</i> di beberapa tempat yang belum selesai.]]></content:encoded>
<pubDate>Sat, 04 Sep 2010 09:44:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Nilai 9 untuk Club9 </title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/nilai-9-untuk-club9/</link>
<description>Lokasi hang out untuk Motobikers belakangan semakin banyak ditawarkan. Dengan berbagai konsep dan sajian menu yang beragam, pengelola ingin...</description><content:encoded><![CDATA[<b>Lokasi <i>hang out</i> untuk Motobikers belakangan semakin banyak ditawarkan. Dengan berbagai konsep dan sajian menu yang beragam, pengelola ingin memanjakan bikers agar kembali lagi. Selama ini, resto yang ditawarkan hanya sebatas tempat untuk kongkow bareng sambil menyantap makanan dan minuman. Namun ada satu lokasi hang out yang wajib disambangi Motobikers, namanya adalah Club9. </b><img src="uploads/RTEmagicC_Club9-1_01.jpg.jpg" width="427" height="284" alt="" />Resto unik ini menawarkan beberapa tempat menarik. Sesuai namanya, ada sembilan tempat yang berbeda-beda.&nbsp; Club9 menawarkan tempat untuk berolahraga (futsal, basket 3 on 3, dan tenis meja ), selain itu masih ada fasilitas lainya sebagai penunjang yaitu minimarket, distro, kafe, studio musik, studio DJ, kantin bengkel, dan Bank. Semuanya dikemas sedemikian rupa sehingga tersaji dalam satu tempat. Selain itu pengunjung juga bisa menikmati dengan <i>One Stop Sport entertainment</i>. &nbsp;<br /><br />Sebelum disulap menjadi Club9, lokasi yang beralamat di jalan Kalimalang Raya Blok N No.12 G, Jakarta Timur ini adalah bengkel mobil. Namun Rian Feisal, selaku pemilik melakukan survey di kawasan Jakarta Timur, ternyata lokasi <i>hang out</i> dengan konsep <i>one stop sport entertainment</i> belum ada. Kebanyakan adalah lokasi hang out yang hanya menawarkan kuliner. Akhirnya timbul ide untuk membuat Club9 demi mengakomodir anak-anak di daerah Kalimalang. “Selama ini yang saya temui kebanyakan memiliki konsep tempat yang hanya menawarkan kuliner. Sementara anak-anak muda membutuhkan tempat pilihan lain seperti lapangan futsal, mini market atau studio musik,” terang Rian, dijumpai di Club9, belum lama ini. Rian menambahkan bahwa angka sembilan yang dipilih karena itu merupakan angka hoki dalam dunia bisnis. Selain itu, Club9 mewakili usaha yang dijalankan pengusaha muda itu.<img style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_Club9-2_01.jpg.jpg" width="284" height="427" alt="" /><img src="uploads/RTEmagicC_Club9-4_01.jpg.jpg" width="284" height="427" alt="" />Club9 melayani pengunjung mulai pukul 08.00 – 24.00 WIB untuk fasilitas olahraga setiap harinya. Sementara, <i>mini market, café</i>, studio musik dan lainnya buka mulai pukul 08.00 – 02.00 dini hari. Rian menambahkan, hampir setiap hari pengunjung di club 9 ramai, biasanya mulai pukul 4 sore sampai tengah malam. Terlebih jika <i>weekend</i> datang, sudah pasti Club9 penuh pengunjung dari sore hingga tengah malam menjelang. Pada hari biasa, jumlah pengunjung Club9 mencapai 450 sampai dengan 550 orang dan pengunjung meningkat pada saat <i>weekend</i> yang mencapai 750 sampai 850 orang. Rian mengaku Club9 memiliki keistimewaan tersendiri dibandingkan dengan lokasi nongkrong lain. Didaerah Jakarta Timur, kemungkinan hanya ada satu lokasi <i>hang out</i> seperti Club9, Dimana dalam satu tempat tersedia fasilitas yang sangat lengkap dari mulai fasilitas olah raga, belanja, kuliner sampai fasilitas <i>hang out</i> lainnya. Tentunya keistimewaan tersebut tidak akan di dapat di tempat lain.<img src="uploads/RTEmagicC_Club9-3_01.jpg.jpg" width="427" height="284" alt="" /><br />Pemilihan lokasi Club9 di daerah Kalimalang bukan tanpa alasan. Selain lahan milik pribadi, lokasi ini sudah semakin pesat perkembangannya. Karena itu, Club9 dibuat untuk ikut mengembangkan daerah Kalimalang sendiri. Sementara itu, kedepannya Rian mengaku tengah mempelajari untuk membuka Club9 di lain tempat. Rian mengaku melakukan promosikan melalui <i>event</i> yang rutin digelar. Sebagai contoh promosi adalah nonton bola bareng, <i>discount</i> belanja, dan melalui media cetak yang meliput kami, juga melalui media elektronik. <i>We’ll meet you there, bro!</i><br /><b>Nama : Club9 <br />Berdiri : 27 Mei 2009<br />Pemilik : Rian Feisal<br />Alamat : Jalan Kalimalang Raya Blok N no 12 G Jakarta Timur</b><img src="uploads/RTEmagicC_Club9-5.jpg.jpg" width="284" height="427" alt="" />]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 15:30:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Kabid Humas Polda Metro: Usai Sahur adalah Waktu Favorit Pencuri Motor</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/kabid-humas-polda-metro-usai-sahur-adalah-waktu-favorit-pencuri-motor/</link>
<description>Berhati-hatilah untuk bikers yang akan melakukan aktivitas setelah makan sahur. Pasalnya, jam-jam sahur merupakan waktu favorit maling motor...</description><content:encoded><![CDATA[<img alt="Curanmor" title="Curanmor" src="uploads/RTEmagicC_Curanmor1.jpg.jpg" height="478" width="650" />Berhati-hatilah untuk bikers yang akan melakukan aktivitas setelah makan sahur. Pasalnya, jam-jam sahur merupakan waktu favorit maling motor melakukan aksi mereka. Sadisnya, pelaku perampasan sepeda motor tidak jarang melukai bahkan membunuh korban.Peningkatan jumlah perampasan sepeda motor saat sahur dikemukakan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar. Menurutnya, waktu&nbsp; makan sahur merupakan saat paling rawan dan pelaku kejahatan bisa bebas melakukan aksi mereka. Karena itu, Boy menghimbau masyarakat agar selalu waspada dan jangan pernah memberikan kesempatan untuk pencuri melakukan aksinya. Selain itu, biasanya masyarakat sibuk dengan aktivitas saat sahur dan mengabaikan sekitarnya. Sehingga pelaku kejahatan dengan mudah melakukan aksinya. “Kejahatan saat waktu sahur belakangan meningkat. Sasaran mereka adalah sepeda motor yang diparkir didepan rumah. Karena itu, kami meminta masyarakat untuk selalu waspada karena kejahatan ada dimana saja,” terangnya, Selasa (31/08/10).Boy menambahkan, kasus terbaru perampasan sepeda motor menimpa seorang mahasiswa bernama Ryan Prihandri Ramadhan (24). Lelaki naas itu tidak hanya kehilangan motor kesayangannya, namun Ryan juga mengalami luka bacokan pelaku perampasan. Kejadiannya sendiri terjadi pada 30 Agustus kemarin sekitar pukul 03.00 WIB. Ryan yang melintas sendirian di jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok Jakarta Utara dipepet dua pelaku. Tiba-tiba pelaku langsung menyabetkan golok dan mengenai pipi kanan Ryan.Saat korban tersungkur, pelaku langsung membawa lari Yamaha Mio dengan plat nomor B 6686 NCK. Hingga kini polisi masih memburu pelaku perampasan sepeda motor yang mulai sering terjadi. Boy menambahkan, bukan hanya kawasan Jakarta Utara yang rawan perampasan sepeda motor, namun juga wilayah Jakarta Timur. “Untuk menghindari perampasan, sebaiknya pengendara motor jangan berpergian sendiri. paling tidak ada yang diboncengi untuk melawan pelaku. Namun kami menyarankan jangan terlalu sering keluar rumah pada waktu-waktu rawan,” pungkasnya.]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 15:00:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Digibikers Era Post-Millenium </title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/digibikers-era-post-millenium/</link>
<description>Jam di kantor baru menunjukan jam 08.15 pagi. Di setiap pagi inilah Eri menjadi orang pertama yang sampai kantor. “Image” necis selalu terlihat di...</description><content:encoded><![CDATA[<img style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_Digibiker.jpg.jpg" width="358" height="213" alt="" />Jam di kantor baru menunjukan jam 08.15 pagi. Di setiap pagi inilah Eri menjadi orang pertama yang sampai kantor.&nbsp; “<i>Image</i>” necis selalu terlihat di lelaki dari atas hingga bawah. Kemeja putih diberi aksen dasi bermerk, wangi parfum yang berbeda setiap 2 hari sekali, sepatu selalu mengilap, aktif menjinjing laptop dan <i>smartphone</i> adalah gayanya Esmud (Eksekutif Muda, red) yang satu ini.<br /><br />Buat seorang Esmud yang sedang menanjak karirnya tentu perlu aktualisasi diri. Aktualisasi bahwa dirinya memang layak menempati posisi barunya sebagai <i>assitant treasury manager</i> di sebuah bank asing. Dan Eri memulainya dari citra yang ia bangun. Dulu, ia seringkali masuk kerja 5 menit sebelum mulai jam kerja atau jam 08.55 pagi. Terus, ia juga pernah mengalami telat presentasi di depan <i>client</i> gara-gara macet di jalan. Untungnya, hasil presentasinya membawa prospek buat kantornya. Kalau <i>nggak</i>? Gara-gara macet bisa gawat, <i>kan</i>?<br /><br />Pola hidup Eri yang “Selonong Boy” sebelumnya selalu melekat pada lelaki ini. Ia juga termasuk orang yang cenderung ketinggalan berita. Sampai-sampai pernah ia masuk café dengan wajah kebingungan, “Kok lagunya dari tadi Michael Jackson mulu yah?” Padahal hari itu adalah hari kematian MJ hingga semua tempat hiburan memutar terus lagu-lagu milik <i>King of Pop</i>. &nbsp;<br /><br />Rupanya mudah mengenali orang seperti Eri ini. Pertama, faktor “Selonong Boy” alias cuek membuat dirinya ketinggalan informasi. Kedua, gaya hidup dia yang “<i>old school</i>” masih melekat padanya. Seperti tidur menjelang tengah malam dan bangun mendekati jam masuk kantor. Kemudian ia masih setia memakai mobil tuanya untuk mobilitas yang besar dalam karirnya.<br /><br />Tapi semenjak diberi kepercayaan oleh bos untuk menjadi asisten, Eri langsung belajar lagi tentang pola hidupnya dari sang bos. Eri sekarang meninggalkan mobil dalam beraktifitas kantor. Ia berpikir lebih rasional bahwa solusi untuk mengatasi kemacetan adalah beralih ke motor. Ia akhirnya membeli motor matik karena prinsipnya yang tinggal gas-rem. Sejak beralih ke motor ia bisa menghemat waktu dan perbandingan komsumsi bahan bakar lebih irit dengan motor ketimbang mobil. <br /><br />Selain model transportasi yang diubah, ia pun mulai mengoptimalkan <i>account</i> Facebook dan Twitter. Ia mengganti ponselnya dengan <i>smartphone</i>. Meski <i>smartphone</i> miliknya tidak terlalu baru, tapi sudah cukup untuk up date status ataupun mencari info. Biasanya, dalam sehari ia pergi ke client sekali hingga dua kali dalam sehari. Jika sebelumnya ia membutuhkan waktu 45 menit menuju tempat client, kini dengan motor ia hanya menghabiskan 20-30 menit menuju <i>meeting point</i>. <br /><br />Biasanya, Eri up date status di Facebook atau Twitter sebelum keluar kantor. “<i>Guys</i>, jalan menuju Panglima Polim macet <i>gak</i>?” Dari sini teman-temannya yang berada di sekitar jalan tersebut atau yang pernah melewati jalan ini memberi info ke Eri. Manfaat Facebook dan Twitter tidak sebatas ini saja. Seringkali ia membuat pertanyaan seputar karakter <i>client</i> yang akan ia temui. Beberapa <i>client</i> baru Eri ada yang bergender wanita, usia 40 tahun dan perfeksionis, “<i>Gue</i> mesti gimana <i>nih</i>? hadapi <i>client</i> spt ini?” Disinilah pertukaran informasi terjalin dua arah dan intens antara Eri dan teman-teman <i>online</i>-nya. <br /><br />Eri adalah salah seorang Esmud yang kemarin sore. Hal pertama yang ia ubah ketika karirnya menanjak adalah perilaku kehidupan dan gaya hidupnya. Kini, dengan menggunakan motor matik ia lebih mudah dan cepat sampai tujuan. Ditambah dengan teknologi digital yang dimilikinya untuk mengakses informasi seperti Twitter ataupun Facebook. Tak salah jika pilihan Eri untuk meningkatkan karirnya dengan mengubah pola gaya hidupnya terlebih dahulu. Sekarang ia sudah akrab dengan kehidupan Teknomoto sekaligus seorang Digibikers.<img src="uploads/RTEmagicC_BikerGadget.jpg.jpg" width="454" height="334" alt="" /><br /><br />]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 14:11:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Patroli Kala Puasa</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/patroli-kala-puasa/</link>
<description>Rabu itu, 11 Agustus 2010, bukan hari yang biasa jika kita berada di jalan raya. Seiring dengan datangnya hari pertama puasa (fast) bagi umat Muslim,...</description><content:encoded><![CDATA[<b><img style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_POLISI-DAN-LEBARAN-1.jpg.jpg" width="282" height="365" alt="" />Rabu itu, 11 Agustus 2010, bukan hari yang biasa jika kita berada di jalan raya. Seiring dengan datangnya hari pertama puasa (<i>fast</i>) bagi umat Muslim, mereka yang melaju pukul 06.00 menuju siang tak melulu bertemu kemacetan di jalan-jalan raya. </b>Petugas polisi berompi kuning melambaikan-lambaikan tangan tanda tak ada hambatan berarti. Hari itu tidak ada “benang kusut” yang harus diurai. Jalanan tidak padat, mirip hari Minggu. Jarang ada yang saling serobot karena terburu-buru. Lagi pula, mereka yang berpuasa sedang menjalani hari “ujian” pertama menahan nafsu dan emosi.Meski demikian, lengangnya jalan tidak selalu jadi ganjaran kala puasa. Setidaknya inilah pemandangan kontras yang terlihat di jalur Palmerah menuju pertigaan Rawabelong, Jakarta, Rabu itu.Angkot-angkot berjejer berjubel bersama mobil-mobil pribadi mulai dari Pasar Palmerah. Jalur itu hanya muat dua mobil. Sementara itu, motor-motor melapisi di sisi-sisinya dan memakai sisa ruang yang ada. Semua pengendara melongok-longok ke depan. Mungkin mereka menduga-duga kali saja ada pengendara yang tidak mau tahu dan berhenti sembarangan. Padat. Terik pun mulai terasa. Ujian sabar sedang berlangsung.Setelah beringsut-ingsut selama sekian belas hingga puluh menit, barulah ketahuan ternyata di ujung kemacetan ada sebuah mikrolet 09 trayek Kebayoran Lama-Tanah Abang masuk kali dan baru saja diderek sebuah truk. Sejumlah orang terlihat kelimpungan di kolong mobil yang ringsek bagian belakang atasnya itu. Oleh karena ini pula, lajur sempit termakan tiga perempatnya. Macet bukan main, tak bisa dihindari.<br />Namun, sejumlah polisi berompi kuning siaga di tempat. Macet bisa diurai perlahan-lahan. Yang satu sibuk menderek, yang lain bisa melaju. Kali ini polisi mendapat peran menuntaskan ujian puasa.<br /><br /><b>Siang malam, sama saja</b><b></b>Dalam cuaca yang hangat menuju panas, para polisi melakukan tugasnya dalam balutan seragam siang-malam. Pakaian lengkap lengan panjang dan sepatu bot. Gerah? “Kalau sudah biasa, tidak,” begitu kira-kira ucapan Komisaris Ipung Purnomo dalam sebuah obrolan terpisah menanggapi pakaian “siang-malam” tadi.Bicara soal siang-malam, tidak ada yang beralih atau berkurang dalam hal jadwal kerja.&nbsp; Setidaknya inilah yang dilakukan jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat. Tugas mereka bahkan bertambah dengan adanya bulan Ramadhan. Kabid Humas Mapolda Jabar Kombes Agus Rianto mengutarakan, pengamanan itu berupa tambahan operasi-operasi yang akan rutin dilakukan. Beralih soal operasi-operasi, hal ini memang banyak dilakukan pada bulan puasa ini. Lagi-lagi, tak cuma berlangsung siang hari, tetapi juga malamnya. Contohnya saat pagi, hal itu terjadi dari pukul 07.00 hingga pukul 10.00. Jika kita lewat jalan-jalan protokol, maka para polisi tetap berada di sana, di tiap titik yang memungkinkan para pengendara mobil melanggar peraturan 3 <i>in</i> 1. Puasa bukan halangan untuk menerobos peraturan itu. Di ujung tol menuju Cawang, di bawah jembatan Semanggi, di ujung Benhil, masih saja mobil-mobil terpojok bersama polantas di sisinya. “Selamat pagi, Pak. Bisa lihat surat-suratnya.” Tugas sedang berjalan, masih di hari yang menuju terik.<br /><br /><b>Polisi juga disidang&nbsp; </b><b></b>Tak bawah surat-surat, maka seorang pengedara akan diberikan bukti pelanggaran (tilang). Tak bawa helm, ganjarannya sama. Nah, namun dalam rangka Ramadhan, bukan cuma para pelanggar umum saja yang dapat peringatan. Menurut beberapa media regional, sembilan polisi menjalani sidang di Pengadilan Negeri Wates Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta, Selasa (10/8) atau sehari menjelang puasa pertama. Persidangan ini terkait pelanggaran terhadap kelengkapan surat berkendara di jalan raya.Para polisi tersebut terjaring tim Operasi Patuh Progo 2010 yang menggelar razia internal kepolisian di Markas Kepolisian Resor Kulon Progo, Senin (2/8). Saat terjaring razia, para anggota polisi ini diketahui tidak bisa menunjukkan surat kendaraan secara lengkap.Berdasarkan alat bukti dalam persidangan, terungkap bahwa 8 orang melanggar Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 285 tentang Kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ada pula satu anggota polisi yang melanggar tiga pasal sekaligus dengan pelanggaran terhadap Pasal 285 tentang SIM, Pasal 288 mengatur tentang STNK, dan Pasal 291 tentang Penggunaan Helm.&quot;Kami menertibkan anggota dulu sebelum menertibkan masyarakat. Jangan ada anggapan, menertibkan masyarakat untuk sadar berlalu lintas, tapi penegaknya tidak tertib sendiri,&quot; kata Kapolres Kulon Progo AKB Darmanto.Menahan diri, introspeksi diri. Beginilah sekilas gambaran yang bisa dilihat tentang bagaimana polisi, sebisa mungkin, menjalankan ibadah puasanya. <i>Fast as you can</i>. (WH)]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 12:54:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Ungu Tak Lupa Berbagi dengan Anak Yatim Piatu</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/ungu-tak-lupa-berbagi-dengan-anak-yatim-piatu/</link>
<description>DI tengah gemuruh band pendatang baru, Ungu bisa tetap bertahan. Eksistensi band asal Bogor, Jawa Barat itu terbukti dari padatnya jadwal manggung...</description><content:encoded><![CDATA[<img style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_ungu-optima.jpg.jpg" width="365" height="241" alt="" />DI tengah gemuruh band&nbsp; pendatang baru, Ungu bisa tetap bertahan. Eksistensi band asal Bogor, Jawa Barat itu terbukti dari padatnya jadwal manggung yang&nbsp; padat. Terutama di bulan Ramadhan seperti saat ini.Atas sukses yang telah diraih, Pasha (vokal), Mki (bas), Onci (gitar), Enda(gitar), dan Rowman (drum), tidak lupa untuk bersyukur. Salah satu bentuknya dengan berbagi kebahagiaan bersama kalangan yang tidak seberuntung mereka.Bertempat di FX Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (1/9), Ungu bersama Clickers—julukan penggemar Ungu—mengadakan acara buka puasa bersama anak yatim piatu dari Pesantren Al Huda.Menurut Pasha, acara semacam itu sudah menjadi agenda tetap Ungu. &quot;Lima tahun belakangan kami selalu buat acara seperti ini. Buka puasa juga dibarengi dengan pemberian bantuan yang kita namakan 'Bantuan Kasih Ungu',&quot; jelas Pasha.Pasha yang pada kesempatan itu mengajak serta pacar barunya, Adelia, merasa sangat senang bisa mengukir senyum di wajah anak-anak yang dia undang. &quot;Luar biasa bisa punya kesempatan seperti ini. Kami senang bisa melihat kebahagiaan mereka. Kebahagiaan memang harus di-<i>share</i>,&quot; ujar Pasha.]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 12:38:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Tips Aman Untuk Pemudik Bersepeda Motor</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/tips-aman-untuk-pemudik-bersepeda-motor/</link>
<description>Walaupun pihak kepolisian menghimbau tidak mudik menggunakan sepeda motor, namun tetap saja ada beberapa masyarakat yang tetap melakukannya. Nah,...</description><content:encoded><![CDATA[<img clickenlarge="1" alt="Mudik ASIK Yamaha" title="Mudik ASIK Yamaha" src="uploads/RTEmagicC_IMG_3969.JPG.jpg" height="433" width="650" /><img clickenlarge="1" alt="Mudik ASIK Yamaha" title="Mudik ASIK Yamaha" style="padding-right: 10px; float: left;" src="uploads/RTEmagicC_IMG_3876.JPG.JPG" height="376" width="250" />Walaupun pihak kepolisian menghimbau tidak mudik menggunakan sepeda motor, namun tetap saja ada beberapa masyarakat yang tetap melakukannya. Nah, untuk menghindari kecelakaan dan bikers bisa berlebaran dengan keluarga dan sanak famili di kampung dengan selamat, berikut tips aman mudik menggunakan sepeda motor.<b></b><b>Beberapa hal yang Harus dihidari : </b>- Penumpang motor melebihi dari&nbsp;3 orang, - Sebelum memutuskan mengambil alternatif mudik dengan motor, pikirkan tentang barang bawaan yang dibawa dan barang yang akan dibawa pulang. Biasanya barang bawaan pulang itu lebih banyak dibandingkan saat berangkat mudik - Pastikan kondisi tubuh pengendara dan penumpang bugar dan sehat, jika tidak memungkinkan (sakit) sebaiknya mudiklah dengan bus atau kereta.<b></b><b>Perlengkapan Mudik dengan Motor :</b><b></b>Jaket (kulit kalau bisa), jas hujan, sepatu kets, kaca mata, sarung tangan, slayer, helm full face, &nbsp;Obat-obatan, perlengkapan motor atau <i>tool kit</i>,&nbsp; box turing yang bisa untuk menampung peralatan tadi.<b>Persiapan Kondisi Motor : </b>Sebaiknya mudik dengan motor besar (kopling) seperti Scorpio, Vixion atau Byson. Karena selain memiliki posisi jok yang lebih nyaman, untuk performa, motor jenis ini lebih kencang dibandingkan motor bebek atau skutik. Selain itu, periksakan kondisi mesin motor, lakukan service&nbsp;pada bengkel resmi sebelum berangkat, cek aki, busi, kelistrikan, bohlam, periksa ketebalan ban luar, membawa cadangan ban dalam serta stel velg untuk keseimbangan dan kenyamanan Anda selama mudik. Semoga perjalanan mudik Anda dengan motor menyenangkan dan selamat sampai tujuan.<img clickenlarge="1" alt="Mudik ASIK Yamaha" title="Mudik ASIK Yamaha" src="uploads/RTEmagicC_IMG_4002.JPG.jpg" height="433" width="650" />]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 11:00:00 +0700</pubDate>
</item><item>
<title>Ultah TVCI Berbagi Dengan Menyambangi Anak Yatim</title>
<link>http://www.motodream.net/content/read/ultah-tvci-berbagi-dengan-menyambangi-anak-yatim/</link>
<description>Berlomba-lomba mendapatkan pahala memang menjadi tujuan kaum muslimin di bulan puasa ini. Karena itu, sudah menjadi hal biasa saat beberapa komunitas...</description><content:encoded><![CDATA[<img src="uploads/RTEmagicC_Toyota-Vios-Club.jpg.jpg" height="330" width="550" alt="" />Berlomba-lomba mendapatkan pahala memang menjadi tujuan kaum muslimin di bulan puasa ini. Karena itu, sudah menjadi hal biasa saat beberapa komunitas menyambangi panti asuhan dan saling berbagi hanya demi mendapatkan pahala di bulan baik ini. Adalah Toyota Vios Club Indonesia (TVCI) yang merayakan ulang tahun ke-6 sekaligus berbagi dengan anak-anak yatim.Pelaksanaanya sendiri dilakukan pada Sabtu, (28/08/2010) kemarin. Para awak YVCI tidak hanya berbagi dengan sesama, tapi acara diseting dengan memulai melakukan bakti sosial, sosialisasi mengenai smart driving dan cara mudik yang aman dan nyaman, dilanjutkan dengan perayaan ulang tahun TVCI. Anggota yang berjumlah 10 orang ini langsung menuju panti asuhan Bait Al Quran, Tangerang Selatan setelah sebelumnya kumpul bareng di meeting point, Pondok Indah Jaksel. Jumlah anggota yang berangkat ke Panti asuhan hanya beberapa karena TVCI tengah mensosialisasikan Smart Driving, selain itu anggota terkendala minimnya lahan parkir di areal Panti. TVCI memang sengaja melakukan santunan ke panti asuhan yang menampung 25 anak yatim piatu, anak-anak putus sekolah.Tidak hanya uang yang diberikan anggota TVCI, tapi untuk membantu anak-anak putus sekolah disediakan juga alat-alat sekolah seperti tas, buku, pinsil, kaos kaki dan sepatu. Penyerahan ini dilakukan langsung oleh Tezar Kusumabuana selaku ketua TVCI kepada perwakilan panti asuhan. Acara penyerahan sumbangan selesai pukul 15.30 WIB, dan rombongan kembali ke base camp dan bergegas menuju kerumah salah satu anggota TVCI untuk berbuka puasa bersama, malam harinya, perayaan ulang tahun digelar, acara tidak hanya dihadiri anggota namun juga keluarga dan anak-anak mereka.]]></content:encoded>
<pubDate>Fri, 03 Sep 2010 10:30:00 +0700</pubDate>
</item></channel></rss>